Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Khamis, 11 Mac 2010

Rezeki burung al-Kuliyyah TV3 oleh Ustaz Zaharuddin

Bismillahirrahmanirrahim.. Semoga mendapat manfaat.. sila klik button play..

Zaharuddin Abdul Rahman -20100219 Rezeki Burung Al-Kuliyyah TV3 - 19 Feb 2010 from mymaktabaty on Vimeo.



credit to www.tv9.com.my

Penenang Jiwa..

Bismillahirrahmanirrahim..

Di celah kekalutan jiwa, kekacauan hati, keresahan kalbu dan kesesakan dengan dosa dan noda.. Ayuhlah sama-sama kita hilangkan semua itu dengan mendengar ayat-ayat cinta dari al-Quran agar segalanya hilang dan menghadirkan rahmat Allah pada kita.. Insya Allah...

Firman Allah SWT : Maksudnya: " Dan Kami turunkan dari Al-Quran itu sesuatu yang menjadi penawar (penyembuh) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman" (Al-Israa :82)

Firman Allah Ta'ala Maksudnya: Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkat supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran. (Sad 38:29)

Firman Allah Ta'ala - Maksudnya: Sesungguhnya al-Quran itu adalah bacaan yang sangat mulia. (al-Waqi‘ah 56:77)

Firman Allah Ta'ala - Maksudnya: Sesungguhnya al-Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus. (al-Isra’ 17:9)

Firman Allah Ta'ala Maksudnya: Kalau sekiranya Kami menurunkan al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir. (al-Hasyr 59:21) -

Automatic Created Playlist by www.autoplaylist.com


Make Your Own Mp3 & Video Playlist at www.autoplaylist.com

Rabu, 10 Mac 2010

Periksa kembali niat kita..


Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَتِ الآخِرَةُ هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ غِنَاهُ فِى قَلْبِهِ وَجَمَعَ لَهُ شَمْلَهُ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِىَ رَاغِمَةٌ وَمَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَفَرَّقَ عَلَيْهِ شَمْلَهَ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ مَا قُدِّرَ لَهُ

“Barangsiapa yang niatnya adalah untuk menggapai akhirat, maka Allah akan memberikan kecukupan dalam hatinya, Dia akan menyatukan keinginannya yang tercerai berai, dunia pun akan dia peroleh dan tunduk hina padanya. Barangsiapa yang niatnya adalah untuk menggapai dunia, maka Allah akan menjadikan dia tidak pernah merasa cukup, akan mencerai beraikan keinginannya, dunia pun tidak dia peroleh kecuali yang telah ditetapkan baginya.” (HR. Tirmidzi no. 2465, sahih)

Selasa, 9 Mac 2010

Aku merindui bersahabat dengan orang soleh..


Bismillahirrahmaniirahim.. terima kasih kepada pengunjung blog ppi sk Pekan Tambunan, saya bawakan satu lagi artikel menarik oleh Muhammad Abduh Tuasikal.. Mari bersama kita menghayatinya..

***********************************************************************************

Allah menyatakan dalam Al Qur'an bahwa salah satu sebab utama yang membantu menguatkan iman para shahabat Nabi adalah keberadaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di tengah-tengah mereka.

Allah Ta’ala berfirman,

وَكَيْفَ تَكْفُرُونَ وَأَنْتُمْ تُتْلَى عَلَيْكُمْ آَيَاتُ اللَّهِ وَفِيكُمْ رَسُولُهُ وَمَنْ يَعْتَصِمْ بِاللَّهِ فَقَدْ هُدِيَ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
"Bagaimana mungkin (tidak mungkin) kalian menjadi kafir, sedangkan ayat-ayat Allah dibacakan kepada kalian, dan Rasul-Nyapun berada ditengah-tengah kalian? Dan barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka sesungguhnya dia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus." (QS. Ali 'Imran: 101). Allah juga memerintahkan agar selalu bersama dengan orang-orang yang baik. Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar(jujur)." (QS. At Taubah: 119). Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengajarkan kepada kita agar bersahabat dengan orang yang dapat memberikan kebaikan dan sering menasehati kita.

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ ، وَكِيرِ الْحَدَّادِ ، لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ الْمِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ ، أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ ، وَكِيرُ الْحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ أَوْ ثَوْبَكَ أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً
“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari no. 2101, dari Abu Musa.)

Ibnu Hajar Al Asqolani mengatakan, “Hadits ini menunjukkan larangan berteman dengan orang-orang yang dapat merusak agama maupun dunia kita. Dan hadits ini juga menunjukkan dorongan agar bergaul dengan orang-orang yang dapat memberikan manfaat dalam agama dan dunia." (Fathul Bari, Ibnu Hajar Al Asqolani, 4/324, Darul Ma’rifah, Beirut, 1379)

Para ulama pun memiliki nasehat agar kita selalu dekat dengan orang sholih. Al Fudhail bin ‘Iyadh berkata,

نَظْرُ المُؤْمِنِ إِلَى المُؤْمِنِ يَجْلُو القَلْبَ
“Pandangan seorang mukmin kepada mukmin yang lain akan mengilapkan hati.”(Siyar A’lam An Nubala’, 8/435, Mawqi’ Ya’sub). Maksud beliau adalah dengan hanya memandang orang sholih, hati seseorang bisa kembali tegar. Oleh karenanya, jika orang-orang sholih dahulu kurang semangat dan tidak tegar dalam ibadah, mereka pun mendatangi orang-orang sholih lainnya.
‘Abdullah bin Al Mubarok mengatakan, “Jika kami memandang Fudhail bin ‘Iyadh, kami akan semakin sedih dan merasa diri penuh kekurangan.”

Ja’far bin Sulaiman mengatakan, “Jika hati ini ternoda, maka kami segera pergi menuju Muhammad bin Waasi’." (Ta’thirul Anfas min Haditsil Ikhlas, Sayyid bin Husain Al ‘Afani, hal. 466, Darul ‘Affani, cetakan pertama, tahun 1421 H)
Ibnul Qayyim mengisahkan, “Kami (murid-murid Ibnu Taimiyyah), jika kami ditimpa perasaan gundah gulana atau muncul dalam diri kami prasangka-prasangka buruk atau ketika kami merasakan sempit dalam menjalani hidup, kami segera mendatangi Ibnu Taimiyah untuk meminta nasehat. Maka dengan hanya memandang wajah beliau dan mendengarkan nasehat beliau serta merta hilang semua kegundahan yang kami rasakan dan berganti dengan perasaan lapang, tegar, yakin dan tenang".(Lihat Shahih Al Wabilush Shoyyib, antara hal. 91-96, Dar Ibnul Jauziy)

Itulah pentingnya bergaul dengan orang-orang yang sholih. Oleh karena itu, sangat penting sekali mencari lingkungan yang baik dan mencari sahabat atau teman dekat yang semangat dalam menjalankan agama sehingga kita pun bisa tertular aroma kebaikannya. Jika lingkungan atau teman kita adalah baik, maka ketika kita keliru, ada yang selalu menasehati dan menyemangati kepada kebaikan.

Kalau dalam masalah persahabatan yang tidak bertemu setiap saat, kita dituntunkan untuk mencari teman yang baik, apalagi dengan mencari pendamping hidup yaitu suami atau istri. Pasangan suami istri tentu saja akan menjalani hubungan bukan hanya sesaat. Sudah sepantasnya, kita berusaha mencari pasangan yang sholih atau sholihah. Kiat ini juga akan membuat kita semakin teguh dalam menjalani agama.

Faedah Ilmu di Panggang, Gunung Kidul, 20 Dzulhijah 1430 H
Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel http://www.rumaysho.com/undefined/

Rabu, 3 Mac 2010

Bahang MTQ Zon Pekan yang makin terasa

InsyaAllah dengan izinya tidak lama lagi akan berlangsunglah MTQ Zon Pekan...
Selain murid-murid, guru-guru juga telah bertungkus lumus berusaha untuk memastikan SK Pekan berjaya ke peringkat daerah...ameennn..

Isnin, 1 Mac 2010

Kemeriahan Sambutan Maulidul Rasul 25 Feb 2010

Perarakan bermula...














Murid-murid yang bersemangat





Taklimat awal dari Ustaz Hatta














Antara Sepanduk hasil karya anak2 murid

















Barisan jemputan khas



Kata-kata aluan dari Pengerusi Majlis









Bacaan doa dari Ustaz Saifullah



Ucapan dari Pengarah merangkap Ketua Panitia, Ustazah Mazlin





Ucapan perasmian dari Ustaz Yasin wakil PPD Tambunan.



Alhamdulillah....anak2 muridku yang comel bertudung


Senyuman ceria dari anak-anak murid yang comel


Pelancaran blog Panitia Pendidikan Islam (Fastabiqul Khairat)




Ceramah Perdana oleh Ustaz Mokhtar Zainuddin







Penghargaan kepada Ustaz Mokhtar disampaikan oleh Pengarah program



Menjamu selera




Kemeriahan yang dikongsi bersama